Ubud

Memasuki area Ubud seperti melihat miniatur pulau Bali. Peradaban Bali berupa akulturasi Bali Kuno dan budaya setelahnya melahirkan cipta rasa seni dan budaya yang begitu sempurna.

Puri Ubud

Tidak salah Ubud menjadi primadona wisatawan yang mencari obyek wisata budaya. Disini bisa dengan mudah ditemukan museum, baik musium lukisan, museum batik, museum ukir dan museum lainnya. Ada tiga obyek wisata utama yang wajib dikunjungi yaitu Monkey Forest, Pasar Ubud dan Puri Ubud yaitu keraton kerajaan Ubud.

Puri Agung Ubud terletak tepat di jantung kota Ubud. Merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Ubud pada zaman dahulu, serta sebagai pusat kegiatan seni budaya dan adat, yang diadakan di tepat di depan puri. Puri Ubud masih memiliki tata ruang dan bangunan yang dipertahankan seperti aslinya. Di halaman depan, setelah pintu gerbang, terdapat area yang disebut Ancak Saji. Disini seminggu sekali diadakan pertunjukan seni tari, bagi wisatawan. Dan setiap hari, dilaksanakan latihan gamelan dari berbagai kelompok seni musik yang ada di Ubud. Semua aktivitas seni semakin mengentalkan suasana Ubud sebagai sebuah desa yang berwawasan seni.

Di Ubud terdapat banyak gallery dan museum, sebut saja Museum Rudana, Musen Seni Lukisan, Arma Museum, Museum Neka, Don Antonio Blanco Museum dan Lempad Gallery serta masih banyak museum dan gellery kecil di sepanjang jalan di Ubud.

Jika anda mau berburu lukisan, baik lukisan murahan sampai kelas mahal, bisa anda temukan di seputar Ubud. Atau anda bisa membeli langsung dari rumah-rumah penduduk agar harganya lebih murah. Selain itu bisa anda beli di pasar tradisional Ubud yang letaknya di depan Puri Agung Ubud. Semua jenis hasil kerajinan ada disini, dan harga flexibel tergantung kepintaran anda menawar. Untuk wisata kuliner di Ubud, ada bermacam-macam rumah makan dan restoran. Sebut saja Bebek Bengil (Dirty Duck), Cafe Batan Waru, Bu Oka, dan masih banyak lagi.